Hanya berjarak 20 meter, sedikitnya 100 Satpol PP mengawasi secara ketat. Pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penolakan warga yang tanahnya diserobot pembangunan BKT seperti yang terjadi seminggu kemarin.
"Kami cuma meminta ganti rugi yang wajar, sesuai NJOP," kata Sungai bin Zakar di lokasi pemancangan bambu, di RT 1/2, Marunda, Jakarta Utara, Jumat(22/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendukung BKT. Tapi kalau belum beres, selesaiin dulu," imbuh Sungai.
BKT sangat penting bagi Jakarta karena dinilai dapat mengurangi ancaman banjir. Namun sejauh ini masih terkendala anggaran dan pembebasan lahan.
(Ari/mly)











































