"Aktifitas pemerintahan sudah normal. Demikian juga denga pelayanan publik. Tidak ada krisis di Simeuleu, tidak ada pengungsi," terangnya.
Kebutuhan seperti beras dan obat-obatan menurutnya mencukupi. Walau demikian,Β bantuan seperti obat-obatan terus dikirim, untuk mengantisipasi situasi keadaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Meski ada beberapa bangunan sekolah yang rusak berat, tapi tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar anak-anak sekolah. Tidak ada masalah," katanya lebih lanjut.
Sedangkan gedung perkantoran yang rusak tercatat, rusak berat 19 unit dan rusak ringan 32 unit. Pasar rusak ringan 16 unit, jembatan rusak ringan 2 unit. Sarana kesehatan rusak ringan 4 unit dan rusak ringan 9 unit.
Kantor Polsek Simeulue Timur mengalami rusak ringan, kantor Polsek Simeulue Tengah dan Simeulue Barat mengalami rusak berat. Dermaga juga dilaporkan dalam keadaan rusak berat. Tapi semunya kini tengah diperbaiki.
"Sebagian rumah yang rusak itu rumah bantuan BRR dan bantuan beberapa lembaga lain. Karena sudah rusak akbat gempa yang terjadi, sepertinya kita perlu mempertanyakan kembali kualitas bangunan rumah yang mereka buat," keluh Nazar.
Menurut Nazar, seharusnya ketika rumah-rumah itu dibangun sudah siap dengan konsekuensi guncangan gempa. Sehingga harusnya, rumah-rumah yang dibangun itu memiliki kekuatan dari rumah biasa, hingga tidak hancur akibat gempa. (ray/djo)











































