Aksi yang digelar DPW PKB DIY itu dilakukan di halaman gedung DPRD DIY, Jl Malioboro, Yogyakarta, Jumat (22/2/2008) sekitar pukul 09.45 WIB. Massa yang berasal dari Bantul, Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo itu datang menggunakan puluhan kendaraan roda empat dan ratusan roda dua.
Berbagai atraksi kesenian tradisional digelar untuk memeriahkan demonstrasi bertajuk 'Maklumat Rakyat untuk Keistimewaan Yogyakarta' itu. Kain putih sepanjang 1 km berisi tandatangan dbentangkan di sisi kiri jalan Malioboro hingga Jl Ahmad Yani, depan Pasar Beringharjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendesak pemerintah pusat segera menetapkan UU keistimewaan dengan menetapan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai gubernur dan KGPAA Pakualam IX sebagai wakil gubernur.
"Kami juga tidak ingin Yogya dirusak oleh berbagai kepentingan politik dan menolak segala bentuk upaya untuk menghapus status keistimewaan," katanya.
Aksi warga ini berakhir dengan tertib sekitar pukul 11.00 WIB. Puluhan aparat Poltabes Yogyakarta tidak melakukan penjagaan ketat. Mereka hanya berjaga-jaga di sepanjang kawasan Malioboro dan halaman DPRD DIY. (bgs/djo)
