Rudi membenarkannya, namun menurutnya, relief well yang sekarang ini belum selesai. "Bagaimana mau selesai. Rencananya mau 5 bulan, tapi 2 bulan sudah berhenti. Coba hitung, itu baru berapa persentasenya," ujarnya saat dihubungi detikcom, Kamis (22/2/2008).
Menurutnya, relief well sudah terbukti untuk menghentikan semburan lumpur di tempat-tempat lain. Ia lalu mencontohkan kasus si Cepu dan Subang beberapa waktu lalu yang sukses ditangani dengan metode relief well.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lumpur yang keluar itu sebenarnya kan hanya air asin. Dia mengikis lapisan tanah lalu keluar bercampur sehingga menjadi lumpur," terangnya.
Pengeboran ke samping tidak mustahil dilakukan. "Ngebor ke laut 400-300 meter saja bisa, ini kan lapisan tanahnya lumpur, tidak keras," argumennya.
(gah/ptr)










































