"Pertanyaan pertama yang diajukan ke keluarga saat tersadar adalah tentang rakyat Timor Leste," ungkap Wakil PM Timor Leste Luis Guterres seperti dilansir ABC News, Kamis (21/2/2008).
Horta telah menjalani 5 operasi untuk mengeluarkan dua peluru yang bersarang di tubuhnya dalam percobaan pembunuhan yang gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kondisi baru sadar, Horta masih ingat tugas utama dan tujuan utama dalam hidupnya, yakni berjuang untuk kebebasan, demokrasi, dan kemandirian Timor Leste," tutur Guterres.
Keponakan Horta, Melissa, usai menjenguk pamannya di RS Royal Darwin mengatakan, Horta dalam kondisi baik. "Padahal dia yang terbaring di ranjang, tapi justru dia yang bertanya kepada kami apakah semuanya baik-baik saja," ungkapnya.
Sementara Dr Paul Goldrick yang merawat Horta menjelaskan, Horta dalam keadaan sakit namun membaik. Meski demikian Horta masih harus dirawat di ICU selama beberapa minggu, baru kemudian ke ruang rawat.
"Kami semua senang dengan perkembangannya, namun butuh beberapa bulan baru bisa pulih benar," kata Goldrick.
Sementara pengawal Horta yang juga tertembak, yakni Letnan Sellistino Gomez, telah keluar dari ICU dan kini menjalani perawatan medis di ruang rawat. (sss/ana)











































