"Operasi preman ini untuk mengurangi angka kriminalitas di Jakarta Selatan," kata Kepala Bagian Operasi Polres Jakarta Selatan, AKBP Elbin Darwin di kantornya, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2008).
Operasi itu digelar hari ini sejak pukul 11.00 WIB. Hasilnya, lebih dari tigapuluh preman digelandang ke Mapolres Jakarta Selatan. Preman-preman yang dijaring polisi sebagian besar juga berprofesi sebagai pengamen dan polisi cepek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biar keren," celetuk Anton (21), salah satu preman bertato yang terjaring operasi itu. Anton mengaku dirinya adalah pengamen di seputar Melawai.
Selain memburu preman, dalam operasi itu polisi juga menyita puluhan minuman keras (miras) beralkohol tinggi. Miras yang dijual tanpa izin warung-warung kaki lima itu masih berupa stok yang disimpan dalam kardus.
"Belum ada barang bukti kejahatan yang cukup berarti," kata Elbin. (asp/fiq)











































