"Jadi kan sekarang ini banyak hambatan, seperti banjir dan juga mobil yang masuk ke busway. Ini menyebabkan waktu perjalanan jadi lama. Itu berpengaruh pada kedatangan bus, jadi lama," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2008).
Menurut Pristono, penurunan jumlah penumpang juga disebabkan armada bus masih kurang. Saat ini, terdapat 329 armada untuk 7 koridor.
"Bus masih tunggu beauty contest, lelang. Sekarang masih dalam proses," ujar Pristono.
Dia pun mengimbau agar kendaraan lain yang bukan TransJakarta tidak menyerobot busway. "Utamakanlah bus yang membawa banyak penumpang ini," imbuhnya.
Pada prinsipnya, kata Pristono, busway koridor I-VII memang tidak diperbolehkan bagi kendaraan pribadi. Jalur TransJ bisa dipakai jika ada kondisi darurat.
"Ya kalau misalnya ada banjir besar, pohon tumbang,. Kalau macet harus dilihat karena apa. Kalau macet sehari-hari ya nggaklah. Itu kan konsekuensi naik kendaraan pribadi," jelas Pristono. (fiq/sss)











































