Jalur Diserobot, Penumpang TransJ Turun Jadi 180 Ribu

Jalur Diserobot, Penumpang TransJ Turun Jadi 180 Ribu

- detikNews
Kamis, 21 Feb 2008 13:57 WIB
Jakarta - Gara-gara banjir dan jalur diserobot, jumlah penumpang TransJakarta pun menurun. Data Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menyebutkan penumpang TransJ yang biasanya 210 ribu orang per hari, kini tinggal sekitar 180 ribu saja.

"Jadi kan sekarang ini banyak hambatan, seperti banjir dan juga mobil yang masuk ke busway. Ini menyebabkan waktu perjalanan jadi lama. Itu berpengaruh pada kedatangan bus, jadi lama," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2008).

Menurut Pristono, penurunan jumlah penumpang juga disebabkan armada bus masih kurang. Saat ini, terdapat  329 armada untuk 7 koridor.

"Bus masih tunggu beauty contest, lelang. Sekarang masih dalam proses," ujar Pristono.

Dia pun mengimbau agar kendaraan lain yang bukan TransJakarta tidak menyerobot busway. "Utamakanlah bus yang membawa banyak penumpang ini," imbuhnya.

Pada prinsipnya, kata Pristono, busway koridor I-VII memang tidak diperbolehkan bagi kendaraan pribadi. Jalur TransJ bisa dipakai jika ada kondisi darurat.

"Ya kalau misalnya ada banjir besar, pohon tumbang,. Kalau macet harus dilihat karena apa. Kalau macet sehari-hari ya nggaklah. Itu kan konsekuensi naik kendaraan pribadi," jelas Pristono. (fiq/sss)


Berita Terkait