"Saya mendengar laporan, busway (TransJakarta) mengalami penurunan penjualan tiket, karena orang sudah kembali ke mobil pribadi," kata Prijanto kepada wartawan di pressroom Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2008).
Sesungguhnya, tidak ada rencana Prijanto menggelar jumpa pers. Sepulang dari kantor Wapres yang menjajal bus BBG, Prijanto langsung sidak ke beberapa ruangan di lingkungan balaikota, termasuk kantin di bawah tangga yang untuk memasukinya saja harus menundukkan kepala, dan ya itu... mengunjungi ruang tempat wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ya itu tadi..., dia memikirkan tentang busway yang tak juga memecahkan masalah kemacetan di Jakarta.
"Saya kepingin busway memenuhi konsep idealnya. Bagaimana kalau seluruh armada yang dibutuhkan terpenuhi, dan bagaimana jika jalur busway untuk busway saja? Kita konsentrasikan di koridor I, II, dan III. Saya ingin usulkan itu," tutur Prijanto yang berpakaian dinas.
"Ya, tunggu lah ya, seminggu dua minggu. Mau dibicarakan dulu dengan Dishub, Gubernur, dan pihak terkait lainnya. Ya, sudah ya, saya mau ke kantor lagi," pamit Prijanto. (ana/sss)











































