"Saat ini di Jakarta macet bisa 2-3 jam dan itu menghabiskan 3 liter premium. Premium kan disubsidi, kalikan saja dengan berapa jam macet. Sudah ratusan miliar pemerintah korbankan di jalan," kata JK.
Hal tersebut disampaikan JK saat acara peluncuran angkutan umum ber-BBG di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap premium ada subsidi negaranya. Dengan dibayar negara, berarti mengurangi anggaran pendidikan, askes tidak dibayar," ujar dia.
Selain merugikan negara, menurut JK, kemacetan juga menyebabkan orang menjadi cepat pemarah.
"Kenapa orang Indonesia jadi pemarah, karena jengkel di jalan. Uang bensin juga makin banyak," tutur JK yang langsung mengundang gelak tawa. (ary/asy)











































