"Hasil cek community intel dan CID tidak ada yang mengatakan Umar Patek tertembak," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (21/2/2008).
Militer Filipina mengatakan Umar Patek mengalami luka tembak. Selain itu Dulmatin dikatakan tewas tertembak saat di Tawi-tawi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Filipina sudah berkali-kali memberikan informasi yang sensasional seperti ini. Namun, hasil klaimnya selama ini tidak benar. Berita mengenai penembakan terhadap Dulmatin dan Umar Patek kali ini seiring ramainya aksi demonstrasi terhadap Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo karena kasus korupsi.
(mly/asy)











































