Pejabat AS yang berada di lokasi penembakan misil menyatakan misi tersebut berjalan sukses. Misil menemui targetnya. Satelit mata-mata tersebut sudah sekarat alias rusak.
Seperti dilaporkan CNN, Kamis (21/2/2008), penghancuran satelit mata-mata tersebut merupakan misi yang pertama kalinya dilakukan Angkatan Laut AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber Pentagon menyebutkan, misi ini dilakukan sebagai upaya mencegah cairan beracun itu menabrak Bumi. Cairan berbahaya itu bisa-bisa membahayakan kesehatan manusia kalau sampai mendarat di wilayah berpenduduk.
Disebutkan, butuh sehari atau lebih lama untuk mengetahui kepastian apakah tangki berisi cairan beracun hydrazine itu benar-benar sudah meledak atau belum. (sss/nrl)











































