Begitu mendengar daerah kekuasaannya digoyang gempa Rabu 20 Februari 2008 sekitar pukul 15.08 WIB, darah tinggi Darmili kumat. Darmili pun digotong ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Bapak baru sampai Jakarta pukul 11.00 WIB untuk sebuah acara. Begitu mendengar gempa sorenya, Bapak darah tinggi," ujar ajudan Bupati Simeulue, Dian, kepada detikcom, Kamis (21/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian menuturkan, begitu keluar dari RSPP, Darmili masih akan berada di Jakarta untuk menghadiri sebuah acara.
"Rencananya lima hari di Jakarta sejak Rabu," kata Dian yang kelahiran tahun 1986 itu.
Sementara Sekda Simeulue Mohd Riswan R tidak bisa dikonfirmasi, ponselnya tidak tersambung.
Pusat Krisis Depkes menyatakan, gempa Simeulue menewaskan 3 orang, melukai 25 orang dan merusak sejumlah bangunan.
Gempa di Simeulue yang merusak sering terjadi, misalnya seperti 2004 dan 2006.
(nik/nrl)











































