Dulmatin dan Abu Syyaf pemimpin Wahab Opao diduga tertembak dalam serangan di Tawi-tawi pada bulan lalu. Dulmatin diperkirakan tewas sedangkan Patek hanya terluka tembak.
Pejabat intelijen memastikan telah menangkap Abu Sayyaf. Dalam pemeriksa, Moha mengatakan Dulmatin terluka saat serangan di Bato-bato, Panglima Sugala pada 31 Januari 2008. Pada pertempuran itu, Opao, juga ikut tewas seperti dikutip dari Philippine Star, Kamis (21/2/2008).
Moha menjelaskan, dia ikut dalam pertempuran itu dan melihat Dulmatin terluka serius dan berusaha melindungi Abu Sayyaf dari tembakan.
Sementara pejabat mengatakan dalam penyerangan patek termasuk dalam kelompok Opao. "Kami sekarang memeriksa laporan dari warga kami yang dekat dengan Dulmatin, Patek juga dikatakan terluka dalam pertempuran itu," ujar dia.
Pejabat militer lainnya menjelaskan mereka masih menunggu hasil tes DNA untuk meyakinkan kematian Dulmatin. Bahkan pejabat ini yakin 90 persen yang terbunuh benar Dulmatin.
"Kami yakin lebih dari 90 persen bahwa itu Dulmatin dan asumsi ini akan komplit dengan hasil tes DNA," imbuh pejabat. (mly/)











































