"Kita tahu rasa kebangsaan kurang di perbatasan. Bisa ditumbuhkan dengan gerakan Pramuka, tidak lagi jadi milisi negara lain," ujar Ketua Kwartir Nasional Pramuka Azrul Azwar dalam jumpa pers usai rakor kesra di Kantor Menko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (20/2/2008).
Azrul kemudian menceritakan bagaimana antusiasnya anak-anak perbatasan dengan gerakan Pramuka. "Rasa nasionalismenya bisa tumbuh. Saya waktu itu melihat di Bulungan, Kalimantan Timur. Sampai terharu melihatnya," ujar Azrul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bilang dulu kita tidak pernah ribut kan, karena dulu kita saling kenal. Sekarang anak muda kita sudah jauh sekali dan mempunyai pandangan saling menjatuhkan," ujar Azrul menirukan keluhan rekannya di Malaysia.
Untuk itu, Azrul dan petinggi kepanduan Malaysia itupun mempunyai pemikiran untuk mendekatkan kembali generasi muda kedua bangsa.
"Kita punya program pertukaran. Kita tempatkan anak didik kita di sana. Dan mereka menempatkan anak didiknya di Indonesia," tutur Azrul. (nwk/ndr)










































