Mayatnya wanita itu dievakuasi dari Tukad Unda, Klungkung, pukul 15.00 Wita, Rabu (20/2/2008). Korban diketahui tenggelam terseret arus Sungai Telaga Waja, Kecamatan Rendang, Karangsem, Senin 18 Februari lalu.
Saat itu korban bersama 11 rekannya tengah berwisata rafting di sungai yang arusnya menantang ini. Dan tiba-tiba, bencana duka terjadi ditengah perjalanan. Saat itu, hujan turun dengan lebat. Air bah pun datang tanpa diduga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Tim Sar SAR Polda Bali AKP I Ketut Alit menceritakan bahwa proses pencarian korban dilakukan dari TKP hingga hilir sungai di Tukad Unda, Klungkung. Karena pencarian tidak menemukan hasil. maka tim SAR lantas memutuskan menunggu jasad korban di hilir sungai.
Dan akhirnya jasad korban ditemukan oleh seorang warga I Nengah Nukari yang melintas di sungai Dusun Cegeng, Desa Kerta Bhuana, Sidemen, Karangasem, pukul 13.30 Wita.
Tubuh korban ditemukan terjepit batu besar, dengan kondisinya jasad sudah membusuk, kepalanya hancur, wajah membusuk, serta kaki, dan tangannya mengalami luka.
Kuat dugaan tubuh korban hancur karena terbentur batu dan dinding sungai. Dari penemuan tersebut, tim SAR bergerak menuju lokasi. Namun mayat korban sulit dievakuasi karena medan yang sangat berat.
Hingga Tim SAR pun memutuskan membawa korban dengan menyisir sungai menuju Tukad Unda. Di hilir sungai inilah, mayat korban dievakuasi menuju RSUP Sanglah, Denpasar.
Rekan-rekan korban tampak terpukul dan meneteskan air mata. Mereka tak mampu berbicara melihat rekannya yang telah terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan. (gds/ndr)











































