Mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif yang partainya menang dalam pemilihan parlemen, Senin 18 Februari mendesak Musharraf untuk berhenti. Seruan senada dilontarkan oleh partai Pakistan People's Party (PPP) pimpinan mendiang Benazir Bhutto yang juga menang dalam pemilu tersebut.
PPP menyinggung statamen Musharraf belum lama ini bahwa jika partai-partai yang mendukung dirinya kalah dalam pemilu, maka dia akan mengundurkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya oleh media Wall Street Journal apakah dirinya akan mundur, Musharraf menjawab: "Tidak, belum. Kita harus melangkah maju hingga kita menciptakan pemerintahan Pakistan yang demokratis stabil."
Bahkan Musharraf mengaku ingin bekerja sama dengan partai manapun ataupun koalisi karena itu untuk kepentingan Pakistan.
Dengan penghitungan suara yang telah selesai di 258 konstituen dari total 272 konstituen, PPP dan partai Sharif bersama-sama meraih total 153 kursi parlemen. (ita/sss)











































