Nama kapal ini diambil dari nama ahli oceanograft AS, Mary Sears (1905-1977), yang mendedikasikannya untuk mempelajari samudra. Bahkan, Commander (letnan kolonel) AL AS memberikan konstribusi sangat banyak terhadap perkembangan ilmu kelautan.
Di lantai dua kapal itu, puluhan alat deteksi dan perekam setiap data tersaji di puluhan layar dan print out. Di sinilah semua data diolah, termasuk tentang tsunami Aceh dan Adam Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mary Sears kini telah berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara sejak 18 Februari 2008.
"Ini dalam rangka 30 tahun persahabatan USA-RI dalam bidang oseanografi," kata US Neavy Oceanography Offices, John Cousins, di atas kapal Mary Sears, Rabu (20/2/2008).
Kepala Jawatan Hydro Oseanografi TNI AL, Laksamana Pertama Williem Rampangilei berharap TNI AL dapat belajar banyak di Kapal Mary Sears guna meningkatkan pendidikan dan latihan. (asp/nrl)











































