Kebakaran hutan gambut dalam sepekan di Dumai kian meluas. Kebakaran hutan ini sudah mengancam perumahan penduduk tepatnya Kelurahan Pelintung Kecamatan Mambang Kampai, Dumai, terpaut 200 km dari utara dari Pekanbaru. Akibat rembetan api dari kawasan hutan, salah satu rumah penduduk menjadi korban.
Sutrisno (40) warga RT 10, Kelurahan Pelitung Kecamatan hanya dapat menatap pedih. Rumah yang terbuat dari dinding papan itu dua hari yang lalu ludes dilalap si jago merah. Api berasal dari rambatan terbakarnya kawasan hutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini keluarga Sutrisno terpaksa meninggalkan perkampungannya. Mereka bersama anaknya terpaksa mengungsi ke musala yang tidak jauh dari lokasi rumah yang terbakar. Tepatnya keluarga ini mengungsi di jalan poros Mambang Kampai, KM 35.
"Sementara waktu kami terpaksa mengungsi di musala ini. Musibah ini sudah saya laporkan ke Pemkot Dumai, tapi alhamdulillah sampai sekarang belum ada tanggapan," tutur Sutrisno dengan nada sinis.
Sementara itu, Ketua Satkorlak (Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Kebakaran) Pemkot Dumai, Sunaryo kepada detikcom membenarkan ada rumah penduduk yang terbakar dari rembatan api di kawasan hutan.
"Tapi rumah yang terbakar itu sudah lama tidak ditempati pemiliknya," bantah Sunaryo yang juga menjabat Wakil Walikota Dumai. (cha/djo)











































