Jakarta - Kepolisian Filipina meminta bantuan Mabes Polri untuk mengecek identitas jenazah yang diklaim sebagai buronan bom Bali Dulmatin di Filipina.
"Nanti kita cocokkan. Kalau memang benar, akan kita sampaikan," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (20/2/2008).
Senior liaison officer di Filipina, lanjut dia, memang sedang mengecek kebenarannya dan untuk memastikan apakah jenazah tersebut memang benar Dulmatin atau bukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam menyatakan, berdasarkan info sementara, mayat yang tertembak di Tawi-tawi, Filipina, bukanlah Dulmatin, melainkan warga setempat bernama Zikar Jalihul.
(sss/ana)