"Saya tidak tahu apa-apa," kata wanita Australia yang akrab disapa Angie itu, seperti dilansir The Age, Rabu (20/2/2008).
"Kesediaan saya untuk bekerja sama merupakan bukti bahwa tak ada yang saya sembunyikan," ujar wanita kelahiran Timor Leste berusia 38 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan itu, menurut Angie, Alfredo memintanya memelihara dua anjingnya.
Dalam hearing di pengadilan Dili, Angie menangis terisak-isak saat ditanyai jaksa. Penuntut Umum Timor Leste Longuinhos Monteiro mengatakan, Angie dituduh melakukan konspirasi kejahatan terhadap negara dan percobaan pembunuhan terhadap Horta. Dia terancam hukuman penjara maksimum 25 tahun. (ita/sss)











































