Menlu Kanada Harap Lengsernya Castro Picu Reformasi di Kuba

Menlu Kanada Harap Lengsernya Castro Picu Reformasi di Kuba

- detikNews
Rabu, 20 Feb 2008 04:48 WIB
Ottawa - Menteri Luar Negeri (Menlu) Kanada berharap keputusan Fidel Castro untuk lengser dapat membawa perubahan di negara komunis itu.

"Kami terus mengawasi pembangunan di Kuba," kata Menlu Maxime Bernier seperti dikutip dari AFP, Selasa (19/2/2008).

"Harapan kami, keputusan ini akan membuka jalan bagi rakyat Kuba untuk mengejar proses reformasi politik dan ekonomi," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fidel Castro (81) menyatakan dalam pesan tertulisnya dia tidak menjadi presiden lagi. Putusan ini keluar setelah kesehatan Castro terganggu sejak 19 bulan lalu.

Meski mengundurkan diri, Castro belum menyebutkan siapa penggantinya. Namun, sejumlah analisa menyatakan posisi Castro akan diganti adiknya, Raul Castro (76), yang juga pernah menggantikan Castro selama masa penyembuhan.
(ary/gst)


Berita Terkait