"Mudah-mudahan ini tandanya akan semakin besar. Mungkin bisa jadi promosi gratis," candanya saat dihubungi detikcom, Selasa (19/2/2008).
Tidak ada kegalauan pada hati Fuad. Ia malah justru mengatakan depag telah khilaf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fuad yang saat dihubungi sedang berada di London itu mengaku baru tahu soal pencabutan izin Maktour dari kawannya di Indonesia. Sehingga dia belum bisa berkomunikasi dengan pejabat Depag.
Ia berjanji akan mengklarifikasi masalah ini dengan Depag begitu sudah di Indonesia. Ia yakin, perusahaannya akan tetap memberangkatkan jamaah haji musim mendatang.
"Ini pekerjaan yang amanah. Insya Allah akan jalan terus. Kita minta pemerintah melihat dengan jernih. Maktour adalah kebanggaan bangsa," jelasnya.
"Bahkan kita sudah ditawarkan pemerintah Singapura untuk bisa menyelenggarakan ibadah haji di sana," tambah Fuad.
(gah/ary)











































