Â
Bersama rombongannya, Tarja yang dijemput oleh Gubernur NAD Irwandy Yusuf di Bandara Sultan Iskandar Muda, disambut Walikota Banda Aceh, Mawardy Nurdin di halaman pendopo Gubernur NAD.
Selain rombongan dari Finlandia, tampak juga dalam rombongan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Mutia Hatta. Selain itu ada juga tokoh-tokoh petinggi GAM dari Swedia, Malik Mahmud dan Zaini Abdullah.
Â
Setiba di pendopo, rombongan melakukan pertemuan tertutup dengan gubernur. Selanjutnya rombongan akan melihat lokasi rumah bantuan untuk korban tsunami yang dibantu oleh Multi Donor Fund di Kecamatan Meuraxa.
Kunjungannya ke Aceh dimaksudkan untuk melihat proses perdamaian di Aceh. Maklum, penandatanganan MoU antara pemerintah Indonesia dan GAM dilakukan pada Agustus 2005 silam dilakukan di negara Tarja.
Sekitar pukul 16.30 WIB, rombongan dijadwalkan kembali dan seterusnya bertolak ke Singapura. Sejak Sabtu 16 Februari, presiden perempuan pertama Finlandia ini melakukan kunjungan kerja ke negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.
(ray/djo)











































