Jalan yang berlubang itu ditemui di kilometer 52 hingga kilometer 55 dari arah Jakarta menuju Bandung. Pada Selasa (19/2/2008) jalan lubang itu masih terlihat dan belum ada tanda peringatan di jalan itu.
Agus Pambagyo, salah seorang pengguna jalan, meminta agar pihak Jasa Marga segera memperbaiki jalan yang berlubang itu. Sebab jalan yang berlubang itu bisa membahayakan pengendara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Jasa Marga mengakui adanya jalan berlubang itu. Jalan berlubang itu muncul akibat guyuran hujan dan kendaraan besar yang sering melintas.
PT Jasa Marga, pengelola jalan tol ini mengaku belum bisa memastikan kapan jalan ini akan diperbaiki. "Tapi kita sudah beri tanda peringatan. Namun untuk memperbaikinya kita masih tahu kapan," ujar Rosmiati, petugas Tol Jakarta-Cikampek kepada detikcom.
(mar/nrl)











































