Rapat paripurna yang akan membahas laporan Tim Pengawas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (TP2LS) yang akan dilanjutkan pengambilan keputusan dijadwalkan digelar di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/2/2008) pukul 10.00 WIB
Sekitar 11 orang korban lumpur Lapindo tiba di gedung rakyat dengan terbalut kemeja warna abu-abu lengan pendek bertuliskan "Gempur" Gerakan Masyarakat Korban Lapindo di bagian punggungnya. Mereka mengenakan ikat kepala warna hitam.
"Kalau dikasih kesempatan, kami akan bicara disidang dan menuntut ganti rugi," kata Adib, warga Besuki, Sidoarjo.
Menurut dia, Sidoarjo kini siaga 1 dan siap menutup jalan. Demikian pula dengan Desa Siring. "Dari sini kita akan informasikan. Kalau Lapindo dinyatakan bencana alam, kita akan tutup jempatan Gempol dan Besuki," ujarnya.
Sambil menunggu sidang paripurna dimulai, korban lumpur tampak duduk-duduk dan mengobrol. (aan/nrl)











































