Terisolasi, Pulau Karimunjawa Dikirimi Bahan Pangan

Terisolasi, Pulau Karimunjawa Dikirimi Bahan Pangan

- detikNews
Senin, 18 Feb 2008 16:58 WIB
Jakarta - Pulau Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, terisolasi karena cuaca buruk dua pekan terakhir. Pemerintah pun mengirim bantuan karena stok pangan di pulau tersebut menipis.

Akibat cuaca buruk, Kapal Muria yang biasanya mengangkut bahan pangan dari Jepara tak berani melaut karena gelombang tinggi. Kapal Cepat Kartini yang biasa melayani rute Semarang ke Karimunjawa juga berhenti beroperasi. Sebanyak 18 homestay kosong.

Untuk mengurangi menipisnya stok pangan, Pemprov Jateng akan mengirim bantuan berupa 10 ton beras dengan kapal TNI AL, Selasa (19/2/2008) besok. Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan mampir ke Jepara untuk mengangkut 5 ton beras dari Pemkba Jepara dan 50 warga Karimunjawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain beras, kami juga mengirimkan bumbu dapur. Rabu lusa, kapal diperkirakan sampai di Karimunjawa," kata Kepala Bidang Pemberitaan Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan (BIKK) Pemprov Jateng, Urip Sihabudin di kantornya, Jalan Pahlawan, Senin (18/2/2008).

Dari laporan warga, stok bumbu dapur minim, terutama cabe. Harga cabe di kawasan kepulauan itu mencapai Rp 80 ribu. Sedangkan beras bisa mencapai Rp 6 ribu per Kg.

Karimunjawa menjadi sandaran bagi sejumlah kapal yang terombang-ambing di Laut Jawa. Belasan kapal tongkang dari berbagai daerah dilaporkan merapat di kawasan itu, karena tak berani melaut.

Gugusan Karimunjawa terdiri 27 pulau dengan jumlah penduduk sekitar 9 ribu orang. Pada awal 2007 silam, stok pangan di Karimunjawa juga menipis akibat cuaca buruk. Droping bahan makanan dilakukan KRI Teluk Semangka. (try/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads