Indikasi itu muncul dalam survey yang dimuat Medical Journal of Australia seperti dilansir dari AFP, Minggu (17/2/2008).
Survey itu melibatkan lebih dari 4.200 orang berusia 45 hingga 64 tahun, yang ternyata dua per tiganya mengalami masalah kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schofield mengharapkan bahwa masalah cedera punggung dan bahu ini ditemukan pada pekerja di sektor konstruksi, transportasi, pertanian dan kehutanan yang lebih sering melakukan pekerjaan mengangkat berat.
"Tapi yang kami temukan malah sebaliknya. Sedangkan pekerja sosial dan kesehatan berisiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah," ujar dia.
Berdasarkan profesi, penelitian menunjukkan manajer mempunyai risiko terendah terkena neoplasma atau tumor kanker sebesar 0,25. Sedangkan risiko lebih tinggi pada pedagang yang 0,40 dan resiko tertinggi pada buruh 0,74.
"Kita tidak tahu alasannya mengapa para manajer itu terkena peluang risiko lebih rendah terkena kanker, diantara profesi lainnya," kata Schofield yang juga associate professor di Universitas Sydney.
Analisa tentang para bos itu sering duduk di sudut kantor, yang minim paparan karsinogen (penyebab kanker) daripada pekerja lain, masih sulit dibuktikan.
Schofield juga mengatakan dari survei itu ada beberapa profesi yang masalah kesehatannya cenderung rendah dibanding profesi lain, seperti pedagang dan buruh. (nwk/ndr)











































