"Pada aparat pemerintah saya ingatkan memberikan layanan publik yang sama adil bagi semua anggota masyarakat, termasuk komunitas Tionghoa dan pemeluk Khonghucu," ujar SBY dalam perayaan Imlek Nasional di JCC, Senayan, Jakarta (17/2/2008).
Pelayanan publik tersebut meliputi permintaan ijin usaha dan dokumen perkawinan. Termasuk pengurusan status sebagai WNI yang masih saja sering dikeluhkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pada komunitas Tionghoa, Kepala Negara menghimbau agar mereka lebih berbaur dan hidup rukun dengan warga sekitar. Tidak lagi membuat jarak yang sebenarnya tidak perlu.
"Kepada yang penya kemampuan ekonomi, teruslah beri pertolongan pada yang membutuhkan. Bantuan saudara-saudara sangat dirasakan oleh para korban bencana alam dan yang masih miskin," imbuh SBY.
(lh/nrl)











































