"PKB harus melakukan rekonsiliasi, terutama terhadap kiai-kiai. Jika tidak, konflik internal bisa berpengaruh pada perolehan suara," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Saeful Mujani.
Hal itu disampaikan dia di sela-sela raker Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB di Hotel Harris, Jl Dr Sahardjo, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2008).
Menurut Saeful, identitas NU yang melekat pada jati diri PKB tidak bisa diabaikan.
Sebagai partai berbasis NU, lanjut Saeful, PKB harus menjaga soliditas warga nahdliyin.
"Orang yang mengaku NU di Indonesia ini 43 persen dari total populasi masyarakat Indonesia. Kalau PKB bisa memanfaatkan sentimen ke-NU-an, bisa menjadi partai besar. Karena itu jangan abaikan NU. PKB kembali ke khittah," saran pengamat politik Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini.
Saeful mencontohkan, konflik Gus Dur dengan Ketua PBNU Hasyim Muzadi bisa berdampak pada suara PKB.
"Dampaknya sekarang belum ada, tapi akan kelihatan saat kampanye nanti," kata dia.
(nik/sss)











































