Golkar Ditengarai Pusat Gempa Kasus Aliran Dana BI

Golkar Ditengarai Pusat Gempa Kasus Aliran Dana BI

- detikNews
Sabtu, 16 Feb 2008 15:49 WIB
Jakarta - Kisruh kasus aliran dana BI masih belum menemui titik terang. Kasus ini dicurigai penuh dengan intrik politik yang sangat tinggi.

"Partai Golkar seperti pusat gempa sejak kasus ini mencuat. Bahkan sudah dimulai sejak pembahasan amandemen UU BI pada 2004," kata Direktur Publikasi dan Pendidikan Publik YLBHI Agustinus Edy Kristianto dalam diskusi di sebuah rumah makan di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (16/2/2008).

Pembahasan amandemen UU BI, lanjut Agus, saat itu politisi pohon beringin, TMN, ditunjuk sebagai juru bicara partai. Selain itu, 2 politisi Golkar, AZA dan HY, juga dicurigai sebagai penerima aliran dana dari tersangka Rusli Simanjuntak untuk dibagikan kepada anggota komisi XI DPR periocde 1999-2004.

"AZA dan HY pun juga telah dilaporkan Ketua BPK Anwar Nasution ke KPK. Yang anehnya, HY yang disebut ketua KPK diduga sangat terlibat lolos dari pencekalan," ujarnya.

Agus memaparkan, 5 dari 16 anggota DPR yang masuk ke Badan Kehormatan (BK) DPR juga berasal dari Golkar. "Salah satu dari 5 nama itu, kini telah duduk sebagai menteri," ungkapnya.

Agus pun menyoroti nyali KPK untuk mengusut keterlibatan nggota DPR dalam kasus ini. Karena ada indikasi yang kuat 16 anggota DPR ikut menikmatikue dari BI itu.

"Keterlibatan anggota DPR ini sudah berulang kali diungkapkan. Dari keterangan tersangka Rusli Simanjuntak, BK DPR, bahkan Anwar Nasution. Jadi tunggu apa lagi," pungkasnya.

(ary/ana)


Berita Terkait