Bahkan, kebakaran hutan yang terjadi di Kota Dumai kian meluas. Kebakaran yang semula seluas 1000 hektar, kini merembet hingga 1500 hektar.
Pemkot setempat pun meminta bantuan TNI dan Polri untuk memadamkan kobaran api. Pasukan TNI dan Polri, yang berasal dari Kodim dan Polresta, mengerahkan puluhan pompa air khusus menjaga kemungkinan terjadi penyebaran api ke rumah penduduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kobaran api tidak hanya berada di permukaan, tapi di bawah permukaan tanah," kata Sunaryo, Sabtu (16/2/2008).
Selain meminta bantuan TNI dan Polri, khusus untuk menjaga kobaran api masuk ke rumah penduduk, pihak Pemkot Dumai juga telah meminta bantuan tim Manggala Agni (tim khusus kebakaran dari dinas kehutanan) Propinsi Riau, Satpol PP dan tim pemadam kebakaran Pemkot Dumai.
"Kita juga meminta bantuan dari sejumlah perusahaan seperti PT Indah Kiat untuk memberikan bantuan helikopter dalam upaya pemadaman," ujar dia.
Sunaryo menambahkan, telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk tetap stand by kendati di hari libur. Hal tersebut itu untuk mengantisipasi terjadi peningkatan warga untuk berobat.
"Pokoknya puskesmas di Kota Dumai sudah kita siagakan untuk antisipasi. Biasanya kalau sudah terjadi kabut asap seperti ini masyarakat berduyun-duyun ke puskesmas," pungkasnya.
(ptr/ana)











































