Misteri Hubungan Horta-Reinado

Misteri Hubungan Horta-Reinado

- detikNews
Sabtu, 16 Feb 2008 08:28 WIB
Misteri Hubungan Horta-Reinado
Dili - Peristiwa penembakan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta oleh kelompok pemberontak pimpinan Alfredo Reinado memunculkan misteri. Bahkan muncul sebuah isu, Horta-Reinado telah menjalin satu perjanjian rahasia.

Namun perjanjian rahasia antara presiden dan pemberontak itu mungkin dikhawatirkan gagal oleh Reinado. Reinado merasa dikhianati, sehingga muncullah aksi berdarah di Senin pagi, 11 Februari 2008 lalu itu.

Hal itu diungkapkan Joaquim Fornseka, penasihat masyarakat sipil Perdana Menteri dan juga bertanggung jawab dalam Satuan Kerja penyelesaian masalah Reinado, seperti dikutip dari ABC Radio Australia, Sabtu (16/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden, saya tak menyalahkannya, memiliki semacam kesepakatan yang tak bisa dilakukan, dan saya kira Reinado merasa dikhianati," ungkap Fornseka.

Horta dan Reinado diyakini telah bertemu di kota Maubisse pada Desember 2007 lalu. Di sana, Reinado meminta dia dan pengikutnya akan dikembalikan ke kesatuan tentara Timor Leste tanpa harus melakukan proses pendaftaran kembali.

"Dan nyata sekali, itu permintaan baru dan agak sulit untuk pimpinan Timor Leste. Jadi terang saja tak bisa dipenuhi Horta," tambah Fornseka.

Selain itu, pertemuan itu juga memunculkan isu Horta yang hadir tak bersenjata itu akan memberi Reinado amnesti pada 20 Mei nanti, yang merupakan hari kemerdekaan Timor Leste. Lalu pertemuan itu mereka akhiri dengan makan daging kambing, domba dan ayam beserta anggur.

"Saya berhenti menyabung ayam," kata Reinado kepada wartawan The Age, Australia, usai pertemuan itu.

Baru sebulan berlalu setelah pertemuan itu, pada suatu fajar, Reinado mendatangi kediaman Horta. Tak jelas apa yang terjadi sebenarnya pada saat itu, Reinado tewas tertembak dan Horta harus dilarikan ke rumah sakit setelah dua peluru bersarang di perutnya. (aba/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads