Hipnotis Korban, Copet Ngaku Karyawan Indosiar Digebuki Massa

Hipnotis Korban, Copet Ngaku Karyawan Indosiar Digebuki Massa

- detikNews
Jumat, 15 Feb 2008 15:48 WIB
Jakarta - Dua pengangguran Rusdi Katulampa (35) dan Lenden (35) babak belur digebuki massa, Jumat (15/2/2008). Niat mencopet dengan cara menghipnotis korbannya kadung ketahuan.

Rusdi dan Lenden yang biasa beroperasi di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, ini menghipnotis para perempuan yang hendak melamar kerja. Mereka mengaku sebagai karyawan Indosiar. Mereka menawarkan kepastian untuk diterima bekerja di stasiun televisi swasta itu kepada pelamar kerja.

Nursita (27) warga Jl Pasar Kamis, Tangerang, Banten, salah satu korban mereka. Mereka menjamin Nursita pasti diterima bekerja di Indosiar. Namun sebelumnya Nursita harus mengisi formulir biodata terlebih dahulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat mengisi formulir, Nursita mencari telepon selulernya di tas. Saat sibuk mencari telepon seluler itulah Nursita tersadar dari hipnotis pelaku. Uang Rp 135.000, telepon seluler, kalung dan anting-anting seberat 6 gram raib dari tas Nursita.

Pelaku menghipnotis Nursita melalui pikiran yang sedang fokus mengisi formulir. Di saat fokus di satu titik, Nursita tidak sadar kalau barang-barang kita sudah diambil pelaku.

Saat sudah sadar, Nursita berteriak, "Copet!! Copet!!"

Kedua pria jahat itu rupanya belum jauh dari lokasi. Warga sekitar yang mendengar teriakan Nursita, lari mengejar kedua pelaku. Keduanya pun dihajar massa. Badan bonyok dan pelipis mata mereka berdarah.

Kedua pelaku lantas digiring ke Polres Kelapa Gading, Jl Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, untuk diproses hukum. (ziz/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads