Menurut Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Chrysnanda Dwi Laksana, sebelum mengendarai kendaraan harus dipersiapkan secara baik, kendaraan maupun pengendaranya. Tidak hanya kendaraannya saja yang laik jalan, namun juga pengendaranya juga harus fit.
"Kalau pengendaranya tidak fit. Akan sulit beradaptasi menemui medan yang cepat berubah seperti di terowongan," ujar Chrysnanda kepada detikcom, Jumat (15/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena faktor penerangan juga penting, sudah seharusnya penyelenggara jalan tol harus bisa memastikan apakah jalan itu memang sudah memenui standar safety atau tidak.
Namun, kata dia, biasanya di terowongan sudah diberikan tanda perhatian atau peringatan terhadap pengendara. Sebaiknya, para pengendara harus benar-benar memperhatikan rambu-rambu sebelum masuk terowongan."Mematuhi rambu berarti menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain," kata dia.
(mar/nrl)











































