"Maksud kunjungan saya hari ini adalah untuk menegaskan bahwa Australia akan mendampingi Timor Timur menuju masa depan demi mempertahankan sistem pemerintahan yang demokratis," kata Rudd pada wartawan.
"Australia ada di sini di saat senang, di saat duka dan masa-masa sulit," tegas pemimpin negeri Kangguru itu usai bertemu PM Timor Leste Xanana Gusmao, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (15/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Rudd, dirinya juga membahas soal kerjasama keamanan dan ekonomi dalam pertemuan dengan Xanana.
Kunjungan Rudd ke Timor Leste dilakukan menyusul penembakan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta yang saat ini masih terbaring koma di rumah sakit Darwin, Australia. Tak lama setelah kejadian itu, pemerintah Australia mengirimkan pasukan tambahan sekitar 350 personel ke Timor Leste. Dengan penambahan ini berarti total pasukan Australia yang berada di negeri itu saat ini sekitar 1.000 personel. (ita/sss)











































