Penerangan di Terowongan JORR Dinilai Masih Minim

Penerangan di Terowongan JORR Dinilai Masih Minim

- detikNews
Jumat, 15 Feb 2008 12:01 WIB
Jakarta - Tabrakan yang kerap terjadi di terowongan Tol JORR salah satunya dinilai karena kurangnya penerangan di lokasi itu. Terowongan itu kurang terlihat saat siang hari namun justru lebih terlihat ketika malam hari.

Hal ini terungkap dalam komentar salah satu pembaca detikcom, Jumat (15/2/2008). Salah satunya adalag Priatna. Dia meminta agar pengendara tidak melulu disalahkan dalam insiden ini.

Pihak pengelola jalan tol harus juga memperhatikan penerangan di terowongan itu. "Contoh Malaysia atau Singapura yang terowongannya lebih panjang namun tidak segelap di JORR," keluhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, jika malam terowongan JORR itu lebih terlihat dibandingkan saat siang hari.

Pembaca detikcom lainnya J. Aqiar menilai, kecelakaan di terowongan Tol JORR karena faktor manusianya. "Saya juga sering melalui tol JORR ini dan sering melihat pengendara menyalip dengan tiba-tiba dan ditambah lagi banyak pengguna tol JORR tidak menyalakan lampu saat melintasi terowongan tersebut," ujarnya.

"Padahal peringatan sudah jelas dan besar terpampang sebelum memasuki terowongan," tuturnya.

Sedangkan Ebond berpendapat, kebiasaan pengendara menyalakan lampu hazard saat masuk terowongan tidak tepat. Menurutnya, jika lampu hazard menyala, maka pengendara yang di belakangnya tidak mengetahui kendaraan itu akan berbelok ke kiri atau ke kanan.

"Lampu hazard hanya untuk kendaraan yang sedang berhenti saja. Kebiasaan jelek orang Indonesia menyalakan lampu hazard sembarangan," ujar Ebond dalam tanggapannya. (mar/nrl)


Berita Terkait