Demikian dicetuskan istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu saat berkampanye di Lordstown, Ohio seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Jumat (15/2/2008).
Menurut Hillary, kampanye Obama lebih bersifat retorika daripada kenyataan. Sebagai perbandingannya, ujar Hillary, dia mengukur hidupnya "bukan dengan tepuk tangan atau headlines, tapi dengan apakah saya membantu orang-orang."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lawan saya membuat pidato-pidato. Saya menawarkan solusi," imbuh wanita berusia 60 tahun itu.
Kubu Obama tidak tinggal diam. Kritikan pun diarahkan ke Hillary. "Hillary Clinton harus mengatakan yang sebenarnya pada rakyat Ohio. Dia pernah berkoar-koar soal membantu meluluskan rancangan UU nuklir, tapi sekarang dia malah mengkritik Obama soal itu," kata juru bicara kampanye Obama, Bill Burton.
"Barack Obama tidak memerlukan nasihat dari kandidat yang lebih banyak menerima uang dari para pelobi Washington daripada kandidat-kandidat Presiden dari Republik," cetusnya.
Obama dan Hillary saat ini tengah gencar berkampanye di Texas dan Ohio yang akan menggelar pemilihan tingkat Partai Demokrat pada 4 Maret mendatang. Pada hari yang sama, pemilihan juga akan diadakan di negara bagian Vermont dan Rhode Island.
(ita/sss)










































