Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur telah meminta konfirmasi berita tersebut kepada Panglima Tentara Darat atau KSAD Malaysia Jenderal Tan Sri Mohammad Ismail. Jawabannya, berita tersebut tidak benar.
KBRI juga meminta penjelasan dari Menteri Penerangan Malaysia. Sang menteri memberi jawaban serupa. Menurut Menteri Penerangan Malaysia, tidak mungkin negaranya merekrut WNI menjadi tentara mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain meminta keterangan Malaysia, KBRI juga meminta LO di Kucing untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, belum ditemukan bukti. "Kita akan terus melakukan pemantauan," janji Tatang.
Diberitakan sebelumnya, ada WNI yang menjadi anggota Askar Wataniah Malaysia. Askar Wataniah adalah pasukan cadangan yang berada di perbatasan. Aturannnya, hanya
warga Malaysia saja yang bisa menjadi anggotanya. (iy/ken)











































