KBRI Persoalkan Perekrutan Tentara dari RI

Laporan dari Kuala Lumpur

KBRI Persoalkan Perekrutan Tentara dari RI

- detikNews
Jumat, 15 Feb 2008 07:16 WIB
Kuala Lumpur - Malaysia diberitakan merekrut warga negara Indonesia (WNI) untuk dijadikan tentara yang menjaga perbatasan kedua negara. Berita tersebut dinyatakan tidak benar. Untuk sementara.

Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur telah meminta konfirmasi berita tersebut kepada Panglima Tentara Darat atau KSAD Malaysia Jenderal Tan Sri Mohammad Ismail. Jawabannya, berita tersebut tidak benar.

KBRI juga meminta penjelasan dari Menteri Penerangan Malaysia. Sang menteri memberi jawaban serupa. Menurut Menteri Penerangan Malaysia, tidak mungkin negaranya merekrut WNI menjadi tentara mereka.

"Jadi sementara tidak benar," kata kuasa usaha/Diplomat Senior KBRI Tatang B Razak kepada rombongan wartawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia atas sponsor Institute of Strategic and International Studies (ISIS) di kantor KBRI Kuala Lumpur, Kamis (14/2/2008).

Selain meminta keterangan Malaysia, KBRI juga meminta LO di Kucing untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, belum ditemukan bukti. "Kita akan terus melakukan pemantauan," janji Tatang.

Diberitakan sebelumnya, ada WNI yang menjadi anggota Askar Wataniah Malaysia. Askar Wataniah adalah pasukan cadangan yang berada di perbatasan. Aturannnya, hanya
warga Malaysia saja yang bisa menjadi anggotanya. (iy/ken)


Berita Terkait