Suara Obama Ciut di Ohio dan Pennsylvania
Jumat, 15 Feb 2008 00:47 WIB
Hamden - Suara capres AS dari Demokrat Barrack Obama rupanya menciut di Ohio dan Pennsylvania. Perbedaan suara Obama dan saingannya Hillary Clinton cukup signifikan.Suara itu hasil survey Universitas Quinnipiac, Hamden, Connecticut selama 6-12 Februari 2008 dengan margin error 4,1 persen, seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (14/2/2008).Dari 564 responden, perbandingan suara Clinton dan Obama sebesar 55 persen berbanding 34 persen di Ohio. Sedangkan di Pennsylvania, dari 577 responden, Clinton mendulang 52 persen dan hanya 36 persen untuk Obama.Clinton dan Obama akan berebut suara di pemilihan primer di Ohio 4 Maret 2008. Sedangkan 22 April 2008, Clinton dan Obama menjaring suara di Pennsylvania."Untuk Senator Clinton, Ohio sesuai seperti yang dia cari, demografinya cocok. Kalau Clinton tak menang di Ohio, susah untuk mengalahkan Obama," ujar Presiden Quinnipiac Polling Institute Peter A. Brown.Sementara kedua jagoan Demokrat, itu bersaing tipis dengan jagoan Republik John McCain di kedua negara bagian itu.Di Pennsylvania dari 1.419 responden, warga lebih condong ke Demokrat. Clinton mendapat 46 persen suara dibanding McCain yang hanya 40 persen. Sedangkan suara Obama dibandiong McCain adalah 42 persen berbanding 41 persen.Sedangkan di Ohio sebaliknya, suara warga cenderung ke Republik kendati tipis. Dari 1.748 responden, McCain merenggut 44 persen suara dibanding Clinton yang hanya kalah tipis, 43 persen.Begitu juga McCain dengan Obama, hanya unggul tipis 42 persen berbanding 40 persen.
(nwk/ken)











































