PM Malaysia Harus Tanggap & Terjun Langsung

Soal Paramiliter WNI

PM Malaysia Harus Tanggap & Terjun Langsung

- detikNews
Kamis, 14 Feb 2008 17:37 WIB
Jakarta - Perekrutan warga negara Indonesia (WNI) sebagai Askar Wathaniyah oleh pemerintah  Malaysia menyulut kemarahan banyak pihak. Perdana Menteri Malaysia harus tanggap dan  turun tangan untuk menyelidikinya.

"PM Malaysia harus tanggap dengan masalah ini dan harus  terjun langsung dan menindak aparat-aparatnya. Tapi jangan sampai mengambil salah langkah," kata Ketua Fraksi Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakaera, Kamis (14/2/2008)

Priyo menjelaskan, jika kasus ini terus berkembang, dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak yang berkepanjangan antara Indonesia dan Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika yang terjadi konfrontasi kedua negara akibat provokasi itu, maka itu akan merugikan kawasan dan tentu saja bangsa Malaysia sendiri," ujar dia.

Priyo ragu ada unsur kesengajaan dalam kasus paramiliter WNI ini dari pihak Malaysia.

"Saya beberapa kali  bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Abudllah Ahmad Badawi dan pejabat lainnya. Saya mendapat kesan bahwa mereka tidak melakukan itu secara sistematis," imbuh dia.

Menurut Priyo, dengan kejadian ini bangsa Indonesia dapat mengambil hikmah. Rasa nasionalisme tersulutkan dengan informasi tersebut.

"Saya ingin mengingatkan teman-teman Malaysia, seharusnya lebih berhati-hati ketika menyinggung hal-hal yang berkaitan dengan nasionalisme rakyat Indonesia. Karena, rakyat Indonesia gampang tersulut jika sudah menyinggung rasa nasionalismenya," ujar Priyo.
(anw/mly)


Berita Terkait