Peristiwa berawal saat Valentino dan 5 rekannya 'konvoi' mengendarai sepeda motor menuju diskotek pada Kamis (14/2/2008) pukul 00.30 WIB.
Pemuda berusia 19 tahun ini merayakan hari kasih sayang sambil berjoget ria dengan alunan musik yang keras menghentak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2 Pencuri pun langsung beraksi. Hanya dengan bermodal kunci T dan dengan sedikit paksaan saja, motor yang diparkir di halaman diskotek dapat distater dan dibawa kabur. Ngeeeeng....!
Kejadian ini baru diketahui Valentino saat pulang dugem sekitar pukul 05.00 WIB. Valentino terkejut mendapati motornya raib. Dia lalu melaporkan ke Polsektro Kelapa Gading.
"Untungnya korban langsung melapor. Jadi kami langsung memburu pelaku," kata Kanit Reskrim Polsektro Kelapa Gading, Iptu Sucahyo di kantornya, Mapolsek Kelapa Gading, Jalan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.
Polisi lantas memburu para pencuri. Usahanya tidak sia-sia. Irfan dan Andika ditemukan saat sedang mempreteli kendaraan curiannya. Rencananya, barang curian itu akan dijual terpisah di PTC Pulogadung.
Namun saat hendak dibekuk, Irfan nekad melarikan diri. Dia akhirnya menyerah setelah ditembak timah panas.
"Saat mau ditangkap, pelaku melawan petugas. Kami terpaksa menembak," kata Sucahyo.
Irfan dan Andika kini mendekam di tahanan Polsektro Kelapa Gading. Mereka akan dikenai pasal pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Ari/aan)











































