"Operasi ini dimulai hari ini hingga tanggal 24 Februari," kata Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Djoko Susilo di Kantor Direktorat Lalu lintas, Pancoran, Jakarta, Kamis (14/2/2008).
Menurut Djoko, selain kemacetan, operasi ini digelar untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan lebih mengedepankan pendekatan persuasif dibandingkan penindakan dalam operasi ini," ujar Djoko.
Operasi mengerahkan 2.723 pesonel. Selain polantas, dalam operasi ini, juga akan melibatkan petugas reserse dan intel.
"Pelibatan unsur lainnya ini untuk menindak kejahatan lainnya di jalanan," kata dia. Operasi ini akan mengurai 72 lokasi kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat melalui TMC. Lokasi-lokasi tersebut antara lain Jalan Gunung Sahari, Jalan Buncit Raya, Jalan Raya Pasar Minggu, Jalan Raya Bogor,Jalan MT Haryono dan Jalan Matraman Raya.
"Jadi keluhan masyarakat itu kita tindak lanjuti dan tidak didiamkan saja," kata Djoko. Β
Meski sifat operasi ini persuasif, jika ada pelanggaran-pelangaran yang sifatnya membahayakan akan ditilang. Contohnya mengebut di jalan, parkir sembarangan dan melawan arus.
(nal/mly)










































