90% Armada TNI AL Harus Diganti

90% Armada TNI AL Harus Diganti

- detikNews
Kamis, 14 Feb 2008 12:44 WIB
Surabaya - Banyaknya armada yang sudah tua membuat TNI AL dalam waktu dekat akan membeli  kendaraan tempur. Kendaraan itu berjenis tank yang akan dibeli dari Rusia dan Korea Selatan.

"Kita sudah pesan tapi belum datang. Pemesanan alutsista tersebut itu sebagai pengganti armada yang sudah tua," ujar Sumardjono usai memimpin upacara sertijab 2 Panglima Komando utama (Pangkotama) TNI AL di Markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Ujung, Surabaya, Kamis (14/2/2008).

Sayangnya, Sumardjono mengaku lupa berapa jumlah tank yang dipesan. Yang pasti saat ini Tank yang dipesan dari Korea Selatan itu masih dalam proses negosiasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya. Anggaran untuk itu sudah ada, sedangkan proses pembelian tank dari Korsel ditangani Departemen Pertahanan," tambah Sumardjono.

Sumardjono menjelaskan, jumlah armada tempur yang dimiliki TNI AL yang sudah berumur tua sangat banyak dan tidak bisa diprosentasekan. Tetapi pihaknya sudah mulai meremajakan armada itu sejak tahun 1987 - 1997.

"Jumlahnya sangat banyak dan semua mempunyai spesifikasi berbed-beda, sehingga kami tidak bisa memprosentasekannya. Tapi kalau boleh saya bilang sekitar 90%," urai Sumardjono.

Dalam kesempatan itu, Sumardjono menjelaskan pihaknya juga telah mengusulkan kenaikan pangkat bagi 7 prajurit marinir yang meninggal saat latihan tempur bersama di Situbondo.

"Sudah kita usulkan. Tetapi biasanya proses administrasinya memakan waktu hampir setahun," tandas Sumardjono.
(bdh/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads