"Tim investigasi sudah bekerja sejak 2 hari setelah kejadian," ujar Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Sumardjono, usai memimpin upacara sertijab 2 Panglima Komando utama (Pangkotama) TNI AL di Markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Ujung, Surabaya, Kamis (14/2/2008).
Tim investigasi, kata Sumardjono, akan terus bekerja hingga kasus tersebut tuntas. Pihaknya juga akan mengumpulkan data, tidak hanya kendaraan yang tenggelam tersebut tetapi juga semua kendaraan tempur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumardjono juga masih yakin terhadap semua armadanya. Meski sudah berumur tua, namun armada itu masih layak untuk digunakan karena sudah dilakukan
peremajaan baik mesin maupun persenjataannya.
(bdh/mly)










































