"Targetnya 40 Rusunawa untuk 2008," ujar Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menneg Pera) M Yusuf Asy'ari di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Rusunawa di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (Uhamka), Jl Tanah Merdeka, Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (14/2/2008).
Asy'ari menjelaskan, ada 60 kampus yang mengajukan pembangunan Rusunawa tahun ini. Namun Kementerian Perumahan Rakyat belum bisa mengakomodir semuanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biaya tersebut hanya diperuntukkan bagi pembangunan bangunannya saja. Pihak perguruan tinggi harus menyediakan lahan dan perabotannya.
Rusunawa ini diharapkan menjadi tempat tinggal yang murah, aman dan dekat dengan kampus.
"Sekalian mendidik mereka agar terbiasa tinggal di rusun," kata Asy'ari.
Sedangkan mengenai uang sewa Rusunawa, besarnya tergantung kepada masing-masing kampus. Namun pihak Uhamka mengaku belum menetapkan besarnya uang sewa bagi mahasiswa yang akan menghuni Rusunawa. (rdf/sss)











































