"Kita masih menunggu feed back dari perwakilan di Malaysia. Dua konsulat jenderal, yaitu di Kota Kinabalu dan Kuching," kata Juru Bicara Deplu Kristiarto Legowo kepada detikcom, Kamis (14/2/2008).
Dia menjelaskan, pada Rabu 13 Februari 2008, Deplu meminta Konjen RI di kedua wilayah itu memastikan terlebih dahulu fakta adanya perekrutan WNI sebagai paramiliter Malaysia yang dinamakan Askar Wataniyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isu Askar Wataniyah mencuat dalam rapat dengar pendapat antara Komisi I DPR dan KSAD Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Senin 11 Februari 2008 lalu. Dalam rapat, anggota Komisi I DPR Happy Bone Zulkarnaen mengaku mendapat info ini dari Pangdam VI Tanjung Pura saat kunjungan kerja akhir tahun 2007 lalu. (fiq/umi)











































