"Kita belum tahu, tanya saja ke yang menyebarkan isu. Tanyakan ke sana, itu kan Dephan dan DPR," tegas Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Deplu Teguh Wardoyo saat dihubungi detikcom, Kamis (14/2/2008).
Isu Askar Wataniyah mencuat dalam rapat dengar pendapat antara Komisi I DPR dan KSAD Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Senin 11 Februari 2008 lalu. Dalam rapat, anggota Komisi I DPR Happy Bone Zulkarnaen mengaku mendapat info ini dari Pangdam VI Tanjung Pura saat kunjungan kerja akhir tahun 2007 lalu.
TNI berniat mengecek kebenaran WNI yang direkrut sebagai personel Askar Wataniyah di perbatasan Kalimantan Barat-Malaysia. Jika info tersebut benar, Malaysia dinilai melanggar hukum. (umi/gah)











































