"Untuk biaya pendidikan dan kesehata saja masih belum mencukupi, janganlah kita menghamburkan uang kita untuk hal mengejar kepentingan sendiri," kata JK dalam sambutannya di perayaan HUT ke-40 FPG di Ruangan Pustakaloka, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2008)
Menurut politisi asal Sulsel ini, di tengah sulitnya bangsa ini akibat keadaan ekonomi global, diperlukan pemimpin yang arif dan menjadi teladan bagi rakyat. Jika keteladanan yang diberikan, rakyat akan mencontoh dengan sendirinya.
"Menghadapi keadaan ekonomi seperti ini, kita akn dihadapkan banyak pilihan. Pilihannya apakah kita tidak berbuat apa-apa, atau kita berbuat sesuatu. Kita harus memberikan teladan, kalau DPR akan di ikuti DPRD, DPRD di ikuti DPRD kabupaten. Rakyat perlu contoh-contoh kesantunan," terangnya.
JK berharap semua komponen bangsa bersatu mengatasi persoalan bangsa. Karena dengan persatuan itu, semua masalah yang dihadapi akan terasa ringan diatasi.
"Kita harus tetap mendahulukan bangsa, bangsa, bangsa. Baru partai. Kalau bangsa, kita akan bisa bersatu," kata JK
(yid/gah)











































