Orang Asing Tertarik Gabung NU, Hasyim Belum Bersikap

Orang Asing Tertarik Gabung NU, Hasyim Belum Bersikap

- detikNews
Kamis, 14 Feb 2008 00:02 WIB
Jakarta - Sepak terjang NU dalam menyiarkan Islam menarik perhatian orang-orang di Sudan. Tak heran, mereka pun menyatakan niatnya bergabung dengan salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

Sayangnya, PBNU belum bisa mengakomodasi hal itu. "Saya katakan sampai saat ini yang masuk NU hanya WNI. Tidak tahu bagaimana  Muktamar NU yang akan datang, apakah hal tersebut bisa diterima atau tidak,” kata Ketua PBNU Hasyim Muzadi.

Hal tersebut disampaikannya di hadapan Presiden Sudan Omar Al-Bashir pada acara pembukaan Al majlisul a'la Li da'matil  Islamiyah di Khartoum dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (13/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara tersebut, Hasyim juga menyatakan dukungan atas upaya penyelesaian konflik di Darfur yang tak kunjung usai. Presiden Presiden World Conference of Religions for Peace (WCRP) itu menyarankan agar Sudan menolak campur tangan asing dalam penyelesaian konflik Darfur.

"Jangan sampai ada campur tangan asing. Satu-satunya  yang relevan hanya PBB,"  katanya.

Indonesia, lanjut Hasyim, sangat menaruh perhatian terhadap Sudan. Hal itu telah ditunjukkan dengan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan negara pengkspor minyak tersebut.

"Indonesia adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Sudan," ungkapnya.
(gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads