JK: DPR Jangan Ikut Jadi Pemarah

JK: DPR Jangan Ikut Jadi Pemarah

- detikNews
Rabu, 13 Feb 2008 22:57 WIB
Jakarta - Situasi bangsa yang kerap diwarnai aksi kekerasan cukup membuat Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla prihatin. Kalla meminta semua elemen masyarakat bersikap lebih arif dan santun dalam menghadapi hidup, terutama anggota DPR.

"Bangsa ini tiba-tiba menjadi pemarah. Mahasiswa pemarah, penonton bola marah kalau kalah. DPR tidak boleh ikut marah supaya menjadi contoh. Perlu cooling down bangsa ini. Walau meledak-ledak tapi terjaga fisiknya. Jangan seperti DPR Taiwan dan Turki,' kata pria yang juga menjabat Wapres RI itu dalam sambutan perayaan HUT ke-40 FPG di Nusantara IV, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2008).

Menurut JK, sebagai ketua partai, ia meminta anggota FPG lebih disiplin dalam menjalankan tugas amanat rakyat. Caranya, dengan memberikan teladan dengan contoh yang baik dan konsisten, jangan cuma menyerukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kita teriak KKN, tentu kita harus memberikan contoh dan teladan. Kalau ada yang tertuduh dan terbukti KKN, partai bukanlah bungker untuk melindungi pelaku KKN," katanya.

JK mengakui, umur 40 tahun adalah bukti FPG merupakan fraksi tertua di DPR. Karena itu, FPG harus menjadi contoh yang baik bagi fraksi lain.

"40 Tahun artnya kita merupakan fraksi yang tertua. Artinya kita fraksi yang paling banyak mempunyai pengalaman. Karena kita paling, mestinya yang paling baik dan paling, paling lainnya. Pokoknya semua harus paling," kata JK.
(yid/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads